Setelah pemakaman dilanjutkan dengan makan malam bersama. Tidak seperti makan malam sebelum pemakaman, makan malam berlangsung lebih ramai. Kerabat dari China terus berbicara dengan bahasa Mandarin, tentunya Jessika dan Diandra tidak paham, mereka hanya sekedar mendengar dan tetap fokus pada makanan di depan mereka. Setelah makan malam , Diandra kembali ke kamar. Feliks tetap di ruang makan sibuk bicara dengan kerabat ibu Jelita,Jayden, Javier dan Sabrina. Di kamar Diandra gelisah, Feliks tidak muncul dan tidak ada tanda-tanda mereka kembali ke apartemen.Jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas, Diandra gerah ingin mandi,baju duka sudah berbau keringat. Akhirnya Diandra memberanikan diri untuk menghubungi Feliks melalui DM. Diandra [Yang, kita tidak balik ke apartemen, saya gerah , mau mandi,baju duka sudah berbau keringat.] Feliks [Sorry,kita nginap lagi disini, kamu mandi saja, pakai piyama. Besok pagi akan dibawakan baju duka baru. ] Ada keinginan untuk marah,tapi
Read more