Suasana di luar Paviliun Istana Timur sudah mulai gaduh dengan bisikan halus, padahal fajar belum benar-benar menyingsing.Sesuai tradisi kekaisaran yang kolot, setiap pagi setelah malam pertama, Kasim Kepala dan dayang senior akan masuk untuk mengambil kain sutra putih dari atas ranjang—sebuah bukti kesucian yang akan dilaporkan langsung kepada Ibu Suri.Li Lian yang terjaga di ruang samping segera bangkit. Ia tahu waktu yang ia miliki sangat sempit. Jika para dayang masuk dan menemukan sutra itu masih bersih, Zhao Feng akan meledak karena malu, dan posisi Li Lian akan terancam dengan tuduhan telah merusak kehormatan Putra Mahkota.Dengan langkah ringan, Li Lian kembali masuk ke kamar utama. Di sana, Zhao Feng masih terduduk di tepi ranjang, wajahnya tampak kusam dan matanya merah karena tidak tidur semalaman. Di atas ranjang, selembar kain sutra putih terbentang rapi, masih putih bersih tanpa noda—sebuah saksi bisu kegagalan sang calon kaisar."Apa yang kau lakukan di sini?" geram
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-07 อ่านเพิ่มเติม