"Mulai hari ini, kau yang akan mengurus semua keperluan Jenderal Chen Xu," perintah Wu Chen mengulang, tanpa beban.Li Lian terpaku di tempatnya. Ia merasa udara di aula utama mendadak hilang. "Tapi, Tuan..." Suaranya tercekat di tenggorokan. Ia menatap Wu Chen, mencari sedikit saja rasa hormat di mata suaminya, namun yang ia temukan hanyalah kekosongan.Jenderal Chen Xuyang sedari tadi diam, akhirnya bersuara. Suaranya serak dan berat. "Perdana Menteri Wu Chen, tidak perlu sampai seperti itu. Aku cukup dirawat oleh tabib istana dan pelayan biasa saja."Wu Chen tertawa pendek, sebuah tawa yang meremehkan. "Jenderal, kau adalah pahlawan kesayangan Kaisar. Aku tidak bisa membiarkan pelayan rendahan menyentuhmu. Jika terjadi sesuatu padamu di rumahku, aku yang akan celaka."Chen Xu menatap Wu Chen dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku sangat menghargai niatmu. Tapi, bukankah dengan menyuruhnya melakukan pekerjaan pelayan, kau sedang menghina martabat istrimu sendiri?"Suasana aula me
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-27 อ่านเพิ่มเติม