"Jenderal... Anda membentakku? Demi dia?" suara Zhao Xinyi bergetar, matanya menatap tajam ke arah tangan Chen Xu yang masih memegang lengan Li Lian. Ada kebencian yang mendalam terpancar dari netranya, seolah ia ingin membakar Li Lian saat itu juga.Li Lian yang menyadari situasi semakin memanas, perlahan menarik lengannya dari genggaman Chen Xu. Ia menundukkan kepala, mencoba meredam ketegangan."Mohon maaf, Jenderal. Ini memang kesalahan saya yang tidak memperhatikan jalan. Silakan Anda kembali masuk dan beristirahat," ucap Li Lian lirih, mencoba menjaga martabat semua orang meskipun hatinya sendiri terasa kesal dan marah.Chen Xu menatap telapak tangan Li Lian yang memerah dan lecet, lalu beralih kembali menatap Zhao Xinyi dengan pandangan yang tak kunjung melunak. Keheningan di koridor itu terasa begitu mencekam, menjadi awal dari keretakan besar yang tak akan pernah bisa diperbaiki lagi.Di dalam istana, perasaan bagi mereka yang berkedudukan rendah tidaklah penting, karena keho
Last Updated : 2026-02-07 Read more