Pagi ini, Li Lian diminta datang ke istana Ibu Suri. Entah, ada titah atau hukuman apalagi yang akan dia dapatkan. Sudah terbiasa dengan hal ini, jadi Li Lian tidak heran apalagi takut. Dari kecil, setiap kali Zhao Xinyi menangis, terjatuh, dia akan dipanggil dan dihukum walaupun dia tidak tahu menahu. Seoalah-olah semua kesialan Zhao Xinyi dia yang menjadi penyebabnya.Udara di Istana Dalam terasa jauh lebih menyesakkan daripada udara dingin di paviliun pengasingan. Aroma dupa cendana yang berat memenuhi ruangan, namun bagi Li Lian, aroma itu tidak menenangkan, itu adalah aroma otoritas yang bisa mencekik siapa saja yang berani melangkah di atas ubin marmernya.Di atas kursi phoenix, Ibu Suri duduk dengan keanggunan yang mematikan. Wajahnya yang awet muda tidak menunjukkan emosi, namun tatapannya tajam seperti mata elang yang sedang mengincar mangsa."Berlutut," suara Ibu Suri rendah, namun getarannya membuat para pelayan di sisi ruangan menunduk lebih dalam.Li Lian bersujud, kening
Last Updated : 2026-02-12 Read more