Madeleine tidak bereaksi saat Lucas mencondongkan tubuh. Ia membiarkan pria itu mendekat, namun tatapannya tidak berubah."Kau seharusnya sudah paham setelah membaca perkamen itu, Yang Mulia," ujar Madeleine datar.Lucas menatapnya tajam, menuntut jawaban. "Count Moore adalah pilar ekonomi kita, Madeleine. Dia orang yang paling setia pada takhta. Apa yang kau lihat, yang tidak bisa kulihat?”"Yang Mulia, kesetiaan manusia tidak pernah bisa ditebak," ujar Madeleine tajam. "Jika kau ragu, bandingkan angka di perkamen itu dengan buku induk di ruang arsip kerajaan. Jika itu belum cukup, geledah kediaman Moore."Madeleine melanjutkan, "Count Moore bertanggung jawab penuh atas gerbang strategis, bukan? Periksa buku besarnya, daripada kau sibuk mencurigaiku!"Sejenak ia berhenti, lalu menambahkan dengan nada lebih tenang, “Dan sebaiknya kau bergerak cepat. Lawan yang terpojok tak akan ragu menghapus jejak. Saat itu terjadi, kau harus sudah tahu langkah berikutnya.”Tanpa menunggu tanggapa
Read more