Yessica tersentak mendengar ucapan Kiran yang blak-blakkan.Matanya menyipit, apa benar Kiran hilang ingatan? “Apa benar itu, Yess?” Kamila menatap tak percaya.Tatapan Noah dan Raihan juga tertuju pada Yessica, menuntut penjelasan.“It-itu, hanya salah paham, Ma.” Wajah Yessica berubah panik. “Saat itu kami berebut tas, jadi ada kesalahpahaman. Benarkan, Kiran?” Tatapan Yessica kini tertuju pada Kiran.Senyum Kiran terangkat tipis. “Ya, benar.” Kamila menghela lega. “Syukurlah kalau hanya salah paham. Bagaimanapun kalian bersaudara, jangan sampai ada perselisihan.”Atmosphere sekitar sedikit menegang.Noah segera ambil sikap. “Ayo masuk dulu, kita bicara di dalam.” Kamila dan yang lain masuk lebih dulu, sedang Kiran di belakang bersama Noah.Saat yang lain duduk di ruang tengah.Kiran memilih ke dapur menemui Noah.“Apa aku boleh tanya sesuatu?” Kiran menghampiri Noah yang sedang mengeluarkan minuman dari dalam lemari pendingin.“Tanya saja.” Noah menoleh sekilas pada Kiran, sebel
Read more