Elvano duduk bersama Surya, Noah, dan Kiran. Dia mengajak semua orang ke ruang tamu agar bisa bicara dengan tenang.“Jadi, Kiran sudah mulai ingat masa kecilnya?” Noah memastikan, tatapannya penuh harap pada Kiran.“Tidak.” Kiran membalas cepat. “Aku hanya bermimpi, dan mimpi itu pun tidak terlalu aku ingat.”Kening Noah berkerut dalam.Tatapan Noah dialihkan pada Elvano. “Lalu, apa sebenarnya maksudmu ingin membicarakan soal Kiran?” Noah menatap penasaran.Elvano melirik pada Surya, sebelum dia berkata, “Aku dan Paman ingin tahu, bagaimana kejadian saat Kiran jatuh di sungai dulu? Mungkin saja, mimpi yang Kiran lihat, sebenarnya adalah masa lalunya?”Perlahan Noah menoleh pada Kiran yang duduk di samping Elvano.“Kamu bermimpi jatuh di sungai?” Noah memastikan.Kiran mengangguk, walau agak ragu, tetapi dia berkata, “Aku hanya ingat sedang melihat kupu-kupu, saat ingin berdiri, tiba-tiba ada yang mendorongku.”Mata Noah sedikit menyipit. Dia menarik ingatannya jauh ke kejadian saat Ki
Last Updated : 2026-05-14 Read more