Wina tersentak.Dia tatap Sabrina yang tampak emosional.Surat di tangan yang masih menggantung di udara, Wina tarik kembali.Belum juga bibirnya yang sedikit bergetar berucap, Wina sudah kembali mendengar Sabrina berkata, “Wina, jangan bilang perbuatan Ayah ada hubungannya dengan keluarga Bimantara?!”Wina menggeleng kuat. “Tidak, tidak seperti itu.”Kening Sabrina berkerut dalam melihat reaksi Wina.Jadi, apakah Wina tahu apa yang sebenarnya dilakukan ayah mereka dulu? Dan tahu, siapa saja yang terlibat?“Apa yang kamu ketahui tapi tidak aku ketahui, Wina? Jujur padaku, atau aku akan benar-benar membuangmu!” ancam Sabrina.Wina menggeleng kuat.Wajah Wina berubah pucat.“Aku diminta mengantar surat ini ke keluarga Bimantara, karena Ayah bilang bersalah pada mereka dan ingin mengungkap kebenaran. Semua kebenaran ada di surat ini. Ayah tidak mau kebebasan, hanya saja Ayah ingin memperbaiki kesalahan, walau terlambat.”Sabrina terdiam dengan mata membola lebar.Bimantara?Pembunuhan?Mu
Last Updated : 2026-05-17 Read more