"Entahlah. Untuk itu aku mau mencari tahu ke Ara, semoga dia tahu," jawab Sera pelan, membalas tatapan cemas Erika.Erika mengangguk-angguk paham seraya merapatkan bibir. Tanpa membuang waktu lagi, ia kembali menarik lengan Sera, menuntun langkah mereka membelah koridor yang mulai dipadati keluarga pasien menuju arah apotik rumah sakit.Namun, tepat beberapa langkah sebelum meja antrean apotik, langkah Erika mendadak tersendat. Ia menoleh cepat ke arah loket yang dijaga dua staf farmasi dan beberapa perawat yang berdiri menunggu obat. Keraguan seketika tergambar jelas di raut wajahnya. Erika menarik tubuh Sera lebih mendekat ke sisinya, lalu berbisik pelan tepat di telinga temannya itu."Kalau ada yang menyadari kamu membeli tespek, nanti bisa jadi gosip besar," bisik Erika cemas seraya melirik beberapa rekan koas lain yang tampak melintas tak jauh dari sana.Sera menghela napas tipis, ikut memperhatikan situasi sekitar. "Lalu bagaimana?"Erika menepuk dadanya pelan dengan dagu terang
Last Updated : 2026-10-02 Read more