Sinar matahari pagi yang menembus tirai kaca kamar utama jatuh tepat di atas selimut tebal. Rendra membuka kelopak matanya perlahan. Udara sejuk pendingin ruangan menyapa kulitnya saat ia mengubah posisi tidur menghadap ke samping. Di sebelahnya, Sera masih tertidur pulas dengan napas teratur.Rendra mengulurkan tangannya, lalu mengusap lembut lengan atas Sera yang terbalut piyama katun tipis. Gerakan jemarinya pelan dan berulang, berusaha tidak mengagetkan wanita itu."Sera..." bisik Rendra dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.Sentuhan hangat itu membuat bulu mata Sera bergerak-gerak pelan. Kelopak matanya mengerjap beberapa kali sebelum akhirnya terbuka sempurna. Sera menoleh, menatap wajah suaminya yang sudah tersenyum tipis tepat di depannya."Pagi, Mas," gumam Sera seraya menarik selimut lebih tinggi hingga sebatas dada."Pagi," balas Rendra seraya kembali mengusap lengannya pelan. "Hari ini kamu mau ikut denganku?"Kening Sera berkerut samar. Rasa kantuknya perlahan
Last Updated : 2026-10-31 Read more