Aku tidak langsung berubah menjadi perempuan yang curiga.Aku tidak tiba-tiba menjadi istri yang menginterogasi, memeriksa ponsel, atau menghitung menit keterlambatan. Semua itu datang perlahan, seperti retakan halus di kaca—nyaris tak terlihat, tapi terus melebar.Pagi itu, Arga berangkat kerja tanpa mencium keningku.Hal kecil. Sangat kecil.Tapi aku mengingatnya.Biasanya, sebelum melangkah keluar rumah, ia selalu mencondongkan tubuhnya sedikit, mencium keningku singkat, lalu berkata, “Aku berangkat.” Kebiasaan sederhana yang tak pernah kami bicarakan, tapi selalu ada.Hari itu, ia hanya mengenakan sepatu, mengambil tas, dan berkata, “Aku berangkat.”Aku berdiri di dapur, memegang spatula, menatap punggungnya yang menjauh.Mungkin aku terlalu perasa, pikirku.Mungkin aku sedang lelah.Tapi sejak malam ia tidak pulang, pikiranku tidak lagi bisa diam.Aku mencoba menyibukkan diri. Membersihkan rumah lebih teliti dari biasanya. Mengganti s
Last Updated : 2026-01-29 Read more