Adrian menajamkan penglihatan. Garis wajah, model rambut, sampai bentuk kumis tebal tamu istimewa Doni ini seratus persen identik dengan foto kiriman Rian.Darah di sekujur tubuh sang dokter seolah mendidih.Adrian tertawa sinis dalam hati. Dunia ternyata sesempit daun kelor. Suami lembek Amara ini ternyata menjilat pantat petinggi PT. Armanila Subagja yang sama persis dengan target balas dendamnya.Acara makan malam mewah itu terus berlanjut diiringi denting sendok garpu."Gimana makanannya, Pak Arman? Daging wagyu ini sengaja saya pesan khusus buat menyambut kedatangan Bapak malam ini," jilat Doni dengan senyum mengembang lebar.Tamu berjas abu-abu itu mengangguk pelan sambil mengunyah santai."Lumayan enak. Kamu pintar juga cari muka, Doni. Proyek perumahan kamu bakal saya pantau terus perkembangannya bulan depan. Jangan sampai mengecewakan perusahaan.""Siap, Pak! Kalau urusan proyek, Bapak tenang aja. Apalagi sekarang istri saya
Read more