Pada akhirnya, merekapun kembali, karena Amara tidak mau diperiksa dan keduanya khawatir akankeselamatan Amara.Saat di dalam mobil,Amara terus-terusan diam, tak mau bicara, meski Bu Ratih selalu mengajaknyabicara. Bahkan ketika sang ibu menawarinya makan sekalipun, Amara hanyatertunduk, sembari berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.Sedangkan Doni, diahanya bisa duduk menunduk kaku di kursi depan. Posisinya di keluarga Subagjamemang sedang diawasi sangat ketat. Insiden perselingkuhannya di sebuah hotelmelati beberapa waktu lalu membuat nyalinya ciut setiap kali berhadapan dengan Amara,takut apabila Amara akan memberitahukannya ke Bu Ratih."Kamu ini jadisuami nggak ada gunanya sama sekali, Doni! Istri lagi hamil malah dibiarinngamuk di lorong rumah sakit. Harusnya kamu bisa nahan Amara biar tetapdiperiksa sama Dokter Sarah tadi. Kalau sampai janin itu kenapa-napa gara-garatelat kontrol, kamu orang pertama yang bakal Mama tendang keluar dari rumahini!" Bu Ratih l
Read more