Lantai 50 Kendrick Corp biasanya sedingin es, namun pagi ini, atmosfernya terasa jauh lebih pekat. Kehadiran Aruna yang kini duduk di dalam ruang kerja pribadi Max, bukan lagi di luar pintu, menjadi buah bibir yang merambat cepat di antara para staf.Namun, bagi Reynard Mackenzie yang baru saja menginjakkan kaki kembali setelah perjalanan bisnis dari Singapura, perubahan itu lebih dari sekadar rumor. Ia merasakannya dari ketegangan yang memancar dari balik pintu jati ruangan CEO.Rey melangkah santai melintasi lobi eksekutif, menyesuaikan kancing jas mahalnya yang berwarna abu-abu arang. Dengan senyum nakal yang menjadi ciri khasnya, ia mengetuk pintu ruangan Max tanpa beban.Begitu pintu terbuka, pemandangan pertama yang ia lihat adalah Aruna yang sedang menata dokumen di sebuah meja baru, tepat di sudut pandang utama Max.“Wah, wah... pemandangan baru yang sangat menyegarkan,” suara Rey memecah keheningan yang kaku. Ia bahkan mengabaikan tatapan tajam Max yang sedang duduk di kursi
Última actualización : 2026-02-07 Leer más