"Bara, gue mau nanya satu hal lagi," ucap Sandra tiba-tiba. Logat kotanya terdengar agak berat, kehilangan nada tsundere yang biasanya."Tanya apa?" Bara berjalan mendekat, berdiri di samping Sandra.Sandra menoleh sedikit, sepasang mata sayunya menatap lekat rahang tegas Bara. "Lo... lo lagi deket ya sama cewek lain? Maksud gue, cewek yang beneran lo suka, bukan cuma buat main-main."Bara menoleh, menatap balik mata Sandra tanpa ekspresi. "Kenapa kamu tiba-tiba tanya begitu?""Ya... gue ngerasa aja. Belakangan ini lo sering senyum-senyum sendiri kalau liat ponsel. Terus tadi di lobi, lo dapet pesen kan? Muka lo langsung berubah beda," ceroscos Sandra, pipinya agak merona merah karena gengsi. "Cewek kota mana sih yang bisa bikin cowok kaku kayak lo kayak gitu?"Bara terdiam sesaat, lalu kembali membuang pandangannya ke luar jendela. Wajah polos Arum yang menemaninya subuh tadi mendadak melintas di kepalanya."Dia bukan cewek kota. Dia gadis kampung, namanya Arum," jawab Bara jujur. Su
最後更新 : 2026-06-12 閱讀更多