Malam itu juga, setelah satu jam Bara balik ke kamar kosnya, Tante Liana mengirimkan pesan WA, memberitahukan kepada Bara jika suaminya, Om Hendra, memuji hasil pijatannya. “Jadi Om merasa cocok dengan pijetan saya, Tan?” balas Bara. “Cocok sekali katanya. Bahkan Om menyuruh Tante untuk menyampaikan kepada Dik Bara, jika Om meminta Dik Bara untuk memijat beliau setiap malam Minggu. Jadi, malam Minggu depan ini Dik Bara datang lagi ke sini. Istilah, sudah langganan.” “Malam Minggu kan tiga hari ke depan, Tan?” “Iya benar. Dik Bara datang saja.” “Baik, Tan.” “Oh ya, uangnya besok, ya?” “Santai saja, Tan. Jika memang sifatnya langganan, Tante boleh membayar saya di tiap minggu keempat. Bagaimana?” “Begitu? Dik Bara gak apa-apa?” “Ya gak apa-apa, Tan. Malah lebih enak, daripada harus diberi pada setiap habis mijet.” “Oh baiklah.” Ternyata, setelah suaminya menetapkan berlangganan massase tetap pada Bara, hat
Read more