Malam itu, kamar medis utama mansion Amborgio terasa begitu menyesakkan. Hanya ada suara helaan napas Viel yang pendek dan berat, berkejaran dengan detak jam dinding yang seolah menghitung mundur sisa hidup sang jenderal besar. Di atas ranjang, tubuh Viel tampak kian menyusut di bawah cengkeraman racun hitam yang kini telah merayap naik hingga ke pangkal lehernya. Para tabib kerajaan telah angkat tangan, mundur satu per satu dengan kepala tertunduk, meninggalkan ruangan itu dalam keheningan yang mematikan.Di sudut ruangan, lembaran perkamen tebal yang dijatuhkan Petra tadi masih tergeletak di atas lantai marmer yang dingin. Surat pembebasan mutlak bagi seluruh rakyat Halfghon.Petra berjalan perlahan, memungut kertas itu dengan jemari yang gemetar. Air matanya menetes, membasahi stempel darah resmi yang dibubuhkan Viel sebelum kesadarannya hilang. Ironi yang teramat kejam kini menampar wajahnya. Viel memberikan kebebasan yang selama ini ia tangisi, namun di saat yang sama, Viel juga
Last Updated : 2026-07-06 Read more