Rapat tidak berhenti. Suara kembali mengisi ruang dengan ritme yang sama—angka disebut, lot dipindahkan, keputusan dijatuhkan tanpa jeda. Pena bergerak, halaman dibalik, nama ditandai. Tidak ada yang kembali pada artefak sebelumnya. Tidak ada yang perlu. Elena tetap berdiri. Kursi di samping Adriano masih kosong. Tidak disentuh. Tidak dilihat terlalu lama. Satu staf di ujung meja sempat meliriknya—lalu menunduk lagi, seolah kursi itu bukan sesuatu yang boleh dipikirkan tanpa izin. Sistem berjalan. Valerius sudah beralih ke lot berikutnya. Suaranya tenang, datar, tidak pernah perlu meninggi untuk mengatur arah. Adriano membaca sekilas, memberi keputusan singkat. Staf mencatat, berpindah, menyesuaikan. Di antara itu—Elena tidak lagi menjadi bagian dari alur. Satu pena sempat berhenti sepersekian detik saat ia berbicara sebelumnya. Kini bergerak kembali, tanpa jejak. Seorang staf tidak lagi menunggu reaksinya. Yang lain menghindari garis pandangnya, cukup halus untuk tidak terliha
Mehr lesen