Aruna terdiam menatap hujan dari balik jendela. Dia tengah menunggu kepulangan sang suami, Mahesa. Ada rasa sepi menyelimuti hati Aruna."Maaf, aku tidak bisa menyentuhmu." Satu kalimat itu selalu melekat dalam ingatan Aruna sejak dua tahun silam.KrettTerdengar pintu utama terbuka, sosok pria yang dia nantikan telah tiba. Seperti biasa, Aruna membantu Mahesa membuka jas kantor dan mengambil tas kerjanya."Air hangat sudah aku siapkan, Mas!"Mahesa hanya mengangguk dan berlalu menuju kamar pribadi mereka. Sementara, Aruna membuntitinya di belakang. Saat Mahesa mandi, Aruna menyiapkan makan malam."Aku sudah makan tadi dengan teman kantor."Padahal Aruna menantikan makan malam berdua dengannya. Tapi, Mahesa justru memilih mengabaikannya."Besok aku ada tugas keluar kota. Kamu siapkan bajuku malam ini.""Baik, Mas." Aruna terdiam. "Mas, boleh aku meminta sesuatu?""Apa?"Aruna menatap mata Mahesa, dan Mahesa seakan tahu apa yang Aruna maksud hanya dengan satu tatapan mata saja."Maaf,
最終更新日 : 2026-02-12 続きを読む