Melihat Nabila begitu blak-blakan, wajah cantik Dahlia seketika memerah.Sejujurnya, dia memang punya sedikit perasaan terhadap Alfan. Awalnya dia memandang rendah pemuda itu, tetapi setelah sering berinteraksi, dia menyadari bahwa selain suka bercanda, Alfan benar-benar berbakat. Baik dalam ilmu medis maupun ilmu bela diri, semuanya luar biasa.Hanya saja, sejak kecil dia dibesarkan oleh ayah angkatnya, jadi banyak hal dalam hidupnya diputuskan oleh ayah angkatnya."Tante, sejak kecil aku dibesarkan oleh ayah angkatku, jadi urusanku biasanya ditentukan olehnya.""Nak, sekarang ini zaman sudah maju. Kalau kamu merasa anakku cocok, meskipun keluarga kami miskin, uang muka untuk beli mobil dan rumah tetap bukan masalah."Melihat ibunya begitu mendesak Dahlia, Alfan mendekat dan berkata, "Baru pertama kali bertemu sudah begini, Ibu terlalu nggak sungkan ya.""Kamu ini, tentu saja aku nggak sungkan. Kamu sudah sebesar ini, sudah seharusnya memikirkan pernikahan. Tetangga sebelah, anaknya b
더 보기