Orang tua itu segera membantu Alfan berdiri.Dengan tatapan penuh kasih, dia menilai Alfan lalu berkata, "Mulai sekarang, Vila Macan ini adalah milikmu. Apa pun yang kamu inginkan, ambil saja semuanya yang ada di sini.""Guru, aku seorang dokter, aku punya gaji, dan aku juga nggak terlalu menginginkan uang."Effendi tersenyum sambil menggeleng. "Jangan bilang aku nggak mengingatkanmu. Kalau dijumlahkan, semua yang ada di Vila Macan ini nilainya bisa mencapai puluhan triliun.""Uang tunai, batu giok, barang antik, lukisan, mobil mewah, helikopter, semuanya ada. Sekarang hubungan kita sudah seperti ini, aku bisa berikan apa pun yang kamu butuhkan."Alfan kembali membungkuk pada Effendi dan berkata, "Aku benar-benar nggak butuh apa pun. Aku hanya berharap Pak Effendi bisa sehat, bahagia, dan panjang umur."Effendi melirik Alfan dan berkata, "Aku juga ingin hidup sehat dan bahagia, tapi semua itu tergantung padamu.""Hanya kalau kamu menjadi bagian dari Vila Macan, meraih juara pertama di
Read more