Suara detak teratur dari monitor tanda vital (patient monitor) memecah keheningan di ruang perawatan intensif Rumah Sakit J-City. Hanya dua menit setelah Yudi menekan tombol panggilan darurat, daun pintu kayu pun terbuka. Dokter spesialis bedah yang menangani Ghina melangkah masuk tergesa-gesa bersama seorang perawat yang memegang map rekam medis tebal. "Selamat malam, semuanya. Syukurlah, Pasien akhirnya sudah siuman," puji dokter itu ramah seraya mengambil posisi di samping ranjang. Dengan gerakan tangkas dan terukur, dokter mengecek pupil mata Ghina menggunakan penlight, memeriksa saturasi oksigen pada layar monitor, serta meraba area sekitar balutan perban tebal di leher wanita itu dengan sangat hati-hati. Ghina mencoba bersuara untuk merespons pemeriksaan tersebut. Ada rasa gatal, panas, dan perih yang membakar di area tenggorokannya. Namun, sekeras apa pun usahanya, vokal yang lolos dari pita suaranya hanyalah bisikan serak yang amat parau dan nyaris tak terdengar. "Sa
Leer más