Home / Rumah Tangga / Cara Menangani Perselingkuhan / BAB 390 : Penjelasan Trauma dan Perpisahan

Share

BAB 390 : Penjelasan Trauma dan Perpisahan

Author: Zakia
last update publish date: 2026-09-30 23:49:50
​Suara detak teratur dari monitor tanda vital (patient monitor) memecah keheningan di ruang perawatan intensif Rumah Sakit J-City. Hanya dua menit setelah Yudi menekan tombol panggilan darurat, daun pintu kayu pun terbuka.

Dokter spesialis bedah yang menangani Ghina melangkah masuk tergesa-gesa bersama seorang perawat yang memegang map rekam medis tebal.

​"Selamat malam, semuanya. Syukurlah, Pasien akhirnya sudah siuman," puji dokter itu ramah seraya mengambil posisi di samping ranjang.

​Deng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 390 : Penjelasan Trauma dan Perpisahan

    ​Suara detak teratur dari monitor tanda vital (patient monitor) memecah keheningan di ruang perawatan intensif Rumah Sakit J-City. Hanya dua menit setelah Yudi menekan tombol panggilan darurat, daun pintu kayu pun terbuka. Dokter spesialis bedah yang menangani Ghina melangkah masuk tergesa-gesa bersama seorang perawat yang memegang map rekam medis tebal. ​"Selamat malam, semuanya. Syukurlah, Pasien akhirnya sudah siuman," puji dokter itu ramah seraya mengambil posisi di samping ranjang. ​Dengan gerakan tangkas dan terukur, dokter mengecek pupil mata Ghina menggunakan penlight, memeriksa saturasi oksigen pada layar monitor, serta meraba area sekitar balutan perban tebal di leher wanita itu dengan sangat hati-hati. ​Ghina mencoba bersuara untuk merespons pemeriksaan tersebut. Ada rasa gatal, panas, dan perih yang membakar di area tenggorokannya. Namun, sekeras apa pun usahanya, vokal yang lolos dari pita suaranya hanyalah bisikan serak yang amat parau dan nyaris tak terdengar. ​"Sa

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 389 : Perlahan Membuka Mata

    ​Sepeninggal Marcus yang meluncur deras membawa gejolak amarahnya menuju J-City, Saifanny tidak ingin membuang waktu berharga yang terbuka di hadapannya.Tanpa ragu, wanita itu melangkah mantap menaiki tiap anak tangga menuju lantai atas, berniat menemui Mawar di area pribadinya.​Begitu kakinya berpijak di depan daun pintu kamar wanita paruh baya itu, pendengaran Saifanny menangkap suara isakan samar yang tertahan dari dalam.​Alis Saifanny berkerut dalam. Pertanyaan demi pertanyaan merayapi benaknya. Mengapa Mawar membiarkan dirinya tenggelam dalam kesedihan yang begitu dalam?Apa yang sebenarnya terjadi di antara ibu dan anak itu hingga Marcus memperlakukan Mawar dengan keputusasaan dingin yang teramat picik?Saifanny meyakini satu hal: Marcus menganggap ibunya tak berdaya dan tak berguna karena sebuah alasan historis yang berakar kuat di keluarga Manggala.​Saifanny mengulurkan tangannya, mengetuk permukaan pintu kayu tebal itu secara perlahan.​Tok! Tok!​Di dalam lubuk hatinya,

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 388 : Langkah Besar Sang Antagonis

    ​Sepeninggal Mawar yang berlari membawa sisa-sisa kepedihan jiwanya, Marcus berdiri membisu di ruang baca. Pria itu menghela napas pendek, lalu melangkah menuju pintu dengan niat untuk segera meninggalkan ruangan yang mendadak terasa menusuk itu. ​Namun, tepat saat jemarinya menyentuh dinginnya knop pintu kayu tebal tersebut... ​Ting! Ting! Ting! ​Ponsel di saku celananya bergetar hebat disertai rentetan nada notifikasi beruntun. Marcus mengerutkan alisnya yang tipis, merogoh benda persegi itu dengan gerakan malas. Namun, begitu layarnya menyala dan mata tajamnya menyapu barisan pesan yang masuk, pupil mata Marcus seketika membelalak sempurna. ​Pesan-pesan itu berisi laporan mendalam mengenai rangkaian peristiwa mencekam kemarin malam di Kompleks Seruni: insiden matinya aliran listrik secara mendadak, penyusupan terencana dari personel keamanan Utama Group, hingga aksi nekat Ririn yang menyayat leher Ghina—semuanya telah terbongkar dan terekam jelas oleh kamera pengawas tersembun

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 387 : Berita Penggeledahan Paksa

    ​Sore yang cerah di kediaman Manggala justru menyebarkan atmosfer dingin yang terasa amat menyesakkan bagi Mawar.Wanita itu terduduk kaku di sofa ruang baca, jemarinya menggenggam sebuah buku dengan posisi seolah-olah sedang membaca dalam ketenangan. Namun, di balik sikap tenang yang dipaksakan itu, kecemasan merayapi benaknya.​Sementara itu, Marcus berdiri menyandarkan tubuhnya di bingkai dinding dekat pintu. Pria itu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, menjaga jarak fisik seolah keberadaannya di dekat Mawar adalah sesuatu yang ingin dihindarinya.​"Apa yang kau bicarakan dengan Saifanny selama dua hari ini?" Tanya Marcus tiba-tiba.​Suara Marcus terdengar datar namun sarat curiga. Sebenarnya, berada di ruang yang sama dengan ibunya adalah hal terakhir yang ingin ia lakukan.Namun, dorongan obsesif untuk mengetahui pikiran Saifanny memaksa pria itu menurunkan ego dinginnya sejenak.​Mawar hanya bergeming. Ia menghembuskan napas lelah yang teramat berat, sengaja mempert

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 386 : Menuju Penggeledahan

    Setelah kepergian Bima yang menyisakan keheningan menggantung, Andien perlahan melangkah masuk ke dalam ruang kerja Adrian. Raut wajahnya dipenuhi rasa cemas yang tak sanggup lagi ia sembunyikan.​Dengan langkah-langkah kecil berfrekuensi cepat, Andien menghampiri meja kerja Adrian. Ia meletakkan bundel dokumen yang dipegangnya dengan gerakan tergesa-gesa.​"Kak... Bima... Kenapa wajahnya sampai babak belur begitu?" Tanya Andien dengan intonasi suara yang bergetar akibat kecemasan yang menggantung di dadanya.​Kepala Adrian menunduk dalam. Ia menutup seluruh parasnya dengan kedua belah telapak tangan, bertumpu pada sikunya di atas meja dalam gestur kelelahan yang amat sangat.Pikirannya benar-benar kacau. Bima mengira dirinya melarang menggunakan jaringan tim keamanan Utama Group, padahal yang terjadi sebenarnya adalah bentuk kekhawatiran mendalam; Adrian hanya tidak ingin pria itu terus bertindak gegabah dan mempertaruhkan nyawa.​"Kak... Jawab! Apa rencana Bima

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 385 : Penyesalan dan Cemas Mendalam

    Siang hari yang cerah menaungi langit J-City, membawakan pendar keceriaan bagi setiap pasang mata yang memandangnya. Namun, kehangatan mentari itu sama sekali tak menyentuh jiwa Bima.​Bima melangkah lambat menyusuri koridor megah kantor pusat Utama Group. Ia telah membersihkan sisa-sisa noda darah Ghina yang sempat membeku di tangannya, lalu mengenakan pakaian serapi dan sekasual mungkin: kaos oblong putih, kemeja motif kotak-kotak lengan pendek sebagai luaran, serta celana jeans yang melekat pas di kakinya.Namun, meski telah berbusana rapi, tampilan fisiknya tetap memancarkan kesan berantakan dan kacau.​Luka-luka yang terbalut perban medis serta lebam kebiruan bekas tinju brutal Doni terukir jelas di area jemari dan paras tampan Bima.Iris matanya dikelilingi lingkaran hitam pekat akibat trauma dan krisis tidur berkepanjangan. Pria itu sama sekali tidak lagi memantulkan citra pegawai teladan yang pernah dihormati di gedung ini.​Walaupun demikian, penampilan destruktif Bima justru

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 1 : Terungkapnya Perselingkuhan

    Lantai 3 Hotel Anggrek. Aroma pengharum ruangan khas hotel terasa menyengat di hidung Saifanny. Ia berdiri di depan kamar 308, menggenggam sebuah kunci yang didapatkannya setelah mengelabui seorang resepsionis dengan alasan telah kehilangan kuncinya. Begitu memasuki kamar, Saifanny membeku. Suamin

  • Cara Menangani Perselingkuhan   Bab 5

    Saifanny sebenarnya tidak peduli jika Adrian tahu ia datang ke kantor secara diam-diam. Ia menyadari dirinya memang terlihat seperti pencuri saat itu, mengendap-ngendap dan mengintai suaminya sendiri. Namun bagi Saifanny, mencari kebenaran bukanlah sebuah kejahatan. Adrian mengirim pesan lagi. Pri

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 4

    Hari telah berlalu dan Saifanny terus memandangi ponselnya. Belum ada pesan masuk dari wanita itu. Ia sempat berpikir, apa mungkin Ranaya melapor kepada suaminya? Namun, jika wanita itu melapor, ia tidak mungkin memberikan nomor teleponnya sejak awal. Saifanny mencoba mengalihkan perhatiannya pada

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 3

    Kini Saifanny berdiri di depan kantor suaminya sambil menenteng kotak makan bertingkat berwarna biru. "Rasanya aneh kembali ke sini secara terang-terangan" Batinnya. Tujuannya kali ini adalah untuk mengajak wanita itu berkenalan, demi mewujudkan rencana berikutnya: mencari lebih banyak informasi te

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status