Início / Rumah Tangga / Cara Menangani Perselingkuhan / BAB 388 : Langkah Besar Sang Antagonis

Compartilhar

BAB 388 : Langkah Besar Sang Antagonis

Autor: Zakia
last update Data de publicação: 2026-09-29 23:59:27
​Sepeninggal Mawar yang berlari membawa sisa-sisa kepedihan jiwanya, Marcus berdiri membisu di ruang baca.

Pria itu menghela napas pendek, lalu melangkah menuju pintu dengan niat untuk segera meninggalkan ruangan yang mendadak terasa menusuk itu.

​Namun, tepat saat jemarinya menyentuh dinginnya knop pintu kayu tebal tersebut...

​Ting! Ting! Ting!

​Ponsel di saku celananya bergetar hebat disertai rentetan nada notifikasi beruntun. Marcus mengerutkan alisnya yang tipis, merogoh benda persegi i
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 390

    Setelah Yudi memencet tombol panggilan darurat, dua menit kemudian, pintu ruang rawat terbuka. Dokter spesialis bedah yang menangani Ghina masuk tergesa bersama seorang perawat, membawa map rekam medis.​"Selamat malam semuanya. Syukurlah pasien akhirnya sudah siuman," Ucap dokter ramah seraya mendekat ke tepi bangsal.​Dokter dengan sigap mengecek pupil mata Ghina menggunakan penlight, memeriksakan saturasi oksigen pada layar monitor, serta meraba area sekitar balutan perban di leher wanita itu dengan sangat hati-hati.​Ghina mencoba bersuara pg rasa gatal dan perih di area lehernya, namun yang keluar dari tenggorokannya hanyalah bisikan serak yang nyaris tak terdengar."Sakit... leher saya..." Ucap Ghina sambil menunjuk lehernya pelan.​"Jangan dipaksa bicara dulu, bu," potong dokter seraya memberi isyarat pada perawat untuk mencatat perkembangan vital. Dokter kemudian mengalihkan pandangannya pada Bima dan Yudi yang berdiri berdampingan dengan raut cemas.Dokter menarik nafas pende

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 389 : Perlahan Membuka Mata

    ​Sepeninggal Marcus yang meluncur deras membawa gejolak amarahnya menuju J-City, Saifanny tidak ingin membuang waktu berharga yang terbuka di hadapannya.Tanpa ragu, wanita itu melangkah mantap menaiki tiap anak tangga menuju lantai atas, berniat menemui Mawar di area pribadinya.​Begitu kakinya berpijak di depan daun pintu kamar wanita paruh baya itu, pendengaran Saifanny menangkap suara isakan samar yang tertahan dari dalam.​Alis Saifanny berkerut dalam. Pertanyaan demi pertanyaan merayapi benaknya. Mengapa Mawar membiarkan dirinya tenggelam dalam kesedihan yang begitu dalam?Apa yang sebenarnya terjadi di antara ibu dan anak itu hingga Marcus memperlakukan Mawar dengan keputusasaan dingin yang teramat picik?Saifanny meyakini satu hal: Marcus menganggap ibunya tak berdaya dan tak berguna karena sebuah alasan historis yang berakar kuat di keluarga Manggala.​Saifanny mengulurkan tangannya, mengetuk permukaan pintu kayu tebal itu secara perlahan.​Tok! Tok!​Di dalam lubuk hatinya,

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 388 : Langkah Besar Sang Antagonis

    ​Sepeninggal Mawar yang berlari membawa sisa-sisa kepedihan jiwanya, Marcus berdiri membisu di ruang baca. Pria itu menghela napas pendek, lalu melangkah menuju pintu dengan niat untuk segera meninggalkan ruangan yang mendadak terasa menusuk itu. ​Namun, tepat saat jemarinya menyentuh dinginnya knop pintu kayu tebal tersebut... ​Ting! Ting! Ting! ​Ponsel di saku celananya bergetar hebat disertai rentetan nada notifikasi beruntun. Marcus mengerutkan alisnya yang tipis, merogoh benda persegi itu dengan gerakan malas. Namun, begitu layarnya menyala dan mata tajamnya menyapu barisan pesan yang masuk, pupil mata Marcus seketika membelalak sempurna. ​Pesan-pesan itu berisi laporan mendalam mengenai rangkaian peristiwa mencekam kemarin malam di Kompleks Seruni: insiden matinya aliran listrik secara mendadak, penyusupan terencana dari personel keamanan Utama Group, hingga aksi nekat Ririn yang menyayat leher Ghina—semuanya telah terbongkar dan terekam jelas oleh kamera pengawas tersembun

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 387 : Berita Penggeledahan Paksa

    ​Sore yang cerah di kediaman Manggala justru menyebarkan atmosfer dingin yang terasa amat menyesakkan bagi Mawar.Wanita itu terduduk kaku di sofa ruang baca, jemarinya menggenggam sebuah buku dengan posisi seolah-olah sedang membaca dalam ketenangan. Namun, di balik sikap tenang yang dipaksakan itu, kecemasan merayapi benaknya.​Sementara itu, Marcus berdiri menyandarkan tubuhnya di bingkai dinding dekat pintu. Pria itu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, menjaga jarak fisik seolah keberadaannya di dekat Mawar adalah sesuatu yang ingin dihindarinya.​"Apa yang kau bicarakan dengan Saifanny selama dua hari ini?" Tanya Marcus tiba-tiba.​Suara Marcus terdengar datar namun sarat curiga. Sebenarnya, berada di ruang yang sama dengan ibunya adalah hal terakhir yang ingin ia lakukan.Namun, dorongan obsesif untuk mengetahui pikiran Saifanny memaksa pria itu menurunkan ego dinginnya sejenak.​Mawar hanya bergeming. Ia menghembuskan napas lelah yang teramat berat, sengaja mempert

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 386 : Menuju Penggeledahan

    Setelah kepergian Bima yang menyisakan keheningan menggantung, Andien perlahan melangkah masuk ke dalam ruang kerja Adrian. Raut wajahnya dipenuhi rasa cemas yang tak sanggup lagi ia sembunyikan.​Dengan langkah-langkah kecil berfrekuensi cepat, Andien menghampiri meja kerja Adrian. Ia meletakkan bundel dokumen yang dipegangnya dengan gerakan tergesa-gesa.​"Kak... Bima... Kenapa wajahnya sampai babak belur begitu?" Tanya Andien dengan intonasi suara yang bergetar akibat kecemasan yang menggantung di dadanya.​Kepala Adrian menunduk dalam. Ia menutup seluruh parasnya dengan kedua belah telapak tangan, bertumpu pada sikunya di atas meja dalam gestur kelelahan yang amat sangat.Pikirannya benar-benar kacau. Bima mengira dirinya melarang menggunakan jaringan tim keamanan Utama Group, padahal yang terjadi sebenarnya adalah bentuk kekhawatiran mendalam; Adrian hanya tidak ingin pria itu terus bertindak gegabah dan mempertaruhkan nyawa.​"Kak... Jawab! Apa rencana Bima

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 385 : Penyesalan dan Cemas Mendalam

    Siang hari yang cerah menaungi langit J-City, membawakan pendar keceriaan bagi setiap pasang mata yang memandangnya. Namun, kehangatan mentari itu sama sekali tak menyentuh jiwa Bima.​Bima melangkah lambat menyusuri koridor megah kantor pusat Utama Group. Ia telah membersihkan sisa-sisa noda darah Ghina yang sempat membeku di tangannya, lalu mengenakan pakaian serapi dan sekasual mungkin: kaos oblong putih, kemeja motif kotak-kotak lengan pendek sebagai luaran, serta celana jeans yang melekat pas di kakinya.Namun, meski telah berbusana rapi, tampilan fisiknya tetap memancarkan kesan berantakan dan kacau.​Luka-luka yang terbalut perban medis serta lebam kebiruan bekas tinju brutal Doni terukir jelas di area jemari dan paras tampan Bima.Iris matanya dikelilingi lingkaran hitam pekat akibat trauma dan krisis tidur berkepanjangan. Pria itu sama sekali tidak lagi memantulkan citra pegawai teladan yang pernah dihormati di gedung ini.​Walaupun demikian, penampilan destruktif Bima justru

  • Cara Menangani Perselingkuhan   Bab 5

    Saifanny sebenarnya tidak peduli jika Adrian tahu ia datang ke kantor secara diam-diam. Ia menyadari dirinya memang terlihat seperti pencuri saat itu, mengendap-ngendap dan mengintai suaminya sendiri. Namun bagi Saifanny, mencari kebenaran bukanlah sebuah kejahatan. Adrian mengirim pesan lagi. Pri

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 3

    Kini Saifanny berdiri di depan kantor suaminya sambil menenteng kotak makan bertingkat berwarna biru. "Rasanya aneh kembali ke sini secara terang-terangan" Batinnya. Tujuannya kali ini adalah untuk mengajak wanita itu berkenalan, demi mewujudkan rencana berikutnya: mencari lebih banyak informasi te

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 2

    Saifanny menjalankan sepeda motornya menuju kantor Zain. Ia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri wujud dari wanita itu. Dengan perasaan campur aduk, ia memarkirkan motornya. Sudah lama ia tidak menginjakkan kaki di kantor ini, mungkin sejak ia mengumumkan akan mengundurkan diri untuk menikah

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 1 : Terungkapnya Perselingkuhan

    Lantai 3 Hotel Anggrek. Aroma pengharum ruangan khas hotel terasa menyengat di hidung Saifanny. Ia berdiri di depan kamar 308, menggenggam sebuah kunci yang didapatkannya setelah mengelabui seorang resepsionis dengan alasan telah kehilangan kuncinya. Begitu memasuki kamar, Saifanny membeku. Suamin

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status