Tatapan Sony terus mengarah pada dada atas Laura yang sedikit terbuka. Wanita itu akan mencium Sony ketika Sakti menariknya. "Mau ngapain. Mulai sekarang gak boleh cipika cipiki dengan sembarang orang," bisik Sakti. Mata Laura menatap Sakti sambil tersenyum tipis. "Tuan Sony, selamat ya atas pertunangannya. Semoga sampai hari H dengan selamat," ucap Laura. "Iya, Nyonya. Maaf aku belum pernah ketemu dengan kamu sebelumnya," ucap Sony tanpa mau melepaskan tangan lembut Laura. Sementara Sakti menuju Rina. Debar jantung Sakti berdetak sangat kencang. Seolah genderang perang ditabuh. Dendam, sakit hati. Namun, dia berusaha untuk kuat. Di sini dia hanya ajudan saja. Tidak berhak untuk menjabat Sony dan Rina. Dia tetap siap di belakang Laura. "Maaf Tuan, aku adalah istri almarhum Tuan David Bachtiar. Pengusaha property di daerah selatan," ucap Laura dengan tegas. "Oh My God. Maafkan aku yang gak kenal wanita secantik kamu. Anda adalah kakak dari Simon," ucap Sony sambil te
Last Updated : 2026-04-12 Read more