Ryker menahan Sabella agar tidak jatuh. Tetapi bukan kembali berdiri tegak, gadis itu gagal seimbang dan alhasil menghempas di dadanya. Sabella bersiap menahan apapun rasa sakit saat jatuh entah di mana pun. Namun, bukan terbanting di lantai keras, justru menumbuk di badan Ryker yang kokoh. “Maaf, Mas. Tapi aku gak sengaja,” ucap Sabella merasa segan. Mimpi apa dirinya, beberapa kali mengalami hal memalukan pada orang yang sama. Kenapa dirinya selalu mendapat aib di depannya. Mana lelaki itu dingin dan kaku begitu. “Tapi, tadi Mas Ryker yang menarik tanganku, kan?” tanya Sabella. Baru menyadari apa sebab sialnya. Bahkan, Ryker masih memegang tangan yang tadi ditariknya. Sabella buru-buru berdiri tegak dan berusaha menjauh. Tangan kokoh di punggungnya pun menyingkir. Lelaki itu tidak lagi mendekapnya. “Kenapa?” tanya Sabella tidak lagi segan, nada bicaranya berubah jadi ketus. Ryker menatapnya dalam-dalam. Sabella pun membalasnya nanar. Wajah tampan dengan mata taja
Last Updated : 2026-03-08 Read more