Setelah menghabiskan waktu entah berapa jam lamanya, dengan orgasme yang sudah tak bisa kuhitung karena lupa. Akhirnya Jarrel berhenti dan memberiku jeda yang memang sangat aku butuhkan. Ia segera memelukku dengan penuh kasih, seolah sedang mengungkapkan betapa ia begitu puas. Bahkan merasa tak cukup dengan itu, ia juga mengecup leherku dengan ciuman kecil. “Itu adalah hadiah ulang tahun terbaik yang pernah aku dapatkan, terima kasih ya, Yaya-ku sayang,” kata pria itu dengan senyum lebar diwajahnya.Meski dalam keadaan lemas tak berdaya, aku terkekeh kecil seraya membelai rambut pria itu. Jemariku terulur padanya dengan pergerakan lembut menelusuri setiap helaian rambutnya yang halus. “Aku tahu kau akan menyukai hal-hal seperti ini karena kau adalah orang mesum.”Ia langsung menyeringai mendengar komentar dariku. “Ya, apa yang kau lakukan sebenarnya tidak terlalu buruk untuk ukuran pemula.”Mataku langsung membelalak kaget, entah kenapa aku jadi merasa sedikit terhina gara-gara dia ta
最後更新 : 2026-04-19 閱讀更多