Tangan Bimo bergetar saat melihat berita tersebut. Prof. Malik dan Nathan bisa kabur dari penjara Singapore yang memiliki tingkat keamanan yang berlapis. Kok bisa? Mayang yang sudah berganti pakaian berjalan mendekatinya. “Bimo? Ada apa? Kenapa wajahmu pucat?” Bimo dengan cepat menyimpan kembali ponselnya dan langsung mengalihkan pembicaraan. “Bukan apa-apa, kamu sudah cocok dengan gaun tadi?” “Udah Sayang. Tadi aku cuma minta bagian dadanya dijahit dikit biar melonku ini nggak kemana-mana. Ayo kita pulang, aku udah laper,” ajak Mayang.“Oke Sayang,” Bimo berdiri dari duduknya lalu keluar dari Butik itu bersama Mayang.Mayang merangkul lengannya dengan erat bagaikan sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta.Setelah hampir seharian menemaninya Mayang, Bimo memberitahukan tentang kaburnya Prof.Malik dan Nathan pada Baskoro di rumahnya.“Bas, apa kamu sudah lihat berita kaburnya mereka dari penjara?” “Sudah, Bim. Aku baru saja dapat laporan langsung dari jaringan intelijen sejam
Last Updated : 2026-10-11 Read more