“Aduh gimana ini?! Ada Kang Didin datang ke Villa ini!! Aku lagi nggak pakai baju pula!!” seru Sekar panik.“Cepat kalian ke kamar dan pakai daster. Biar aku saja yang menemui suamimu di depan,” perintah Bimo.“Baik Tuan!” sahut Sekar dan Ayu sebelum ngacir ke kamar mereka masing-masing.Bimo meneguk minumannya sekali lagi sebelum bangkit lalu melangkah keluar dari Villa. Sesampainya di depan, dia melihat seorang pria berumur 40 tahunan, memiliki kulit sawo matang, tinggi sekitar 165 cm, berkumis agak tebal, dan tubuh agak berisi turun dari motor lalu berjalan menghampirinya.“Permisi Tuan, maaf mengganggu pagi-pagi. Saya kemari mau cari istri saya, Sekar,” ucap Kang Didin sopan.“Sekar masih ada di dalam nyuci piring. Sebentar lagi di keluar,” kilah Bimo dengan cepat.Tak lama kemudian Sekar datang lengkap dengan mengenakan daster batik terusan panjang di tubuhnya.“Kang Didin ngapain datang kemari?” Sekar hari Minggu baru balik ke rumah,” tanya Sekar seraya berjalan tergopoh-gopoh m
Última atualização : 2026-10-09 Ler mais