Bimo tertegun setelah mendengar perkataan Dokter itu barusan. Meskipun ia tahu bayi itu adalah hasil pengkhianatan Sella dengan Shawn, namun ia merasa sangat marah melihat penderitaan Sella yang disebabkan oleh pria itu pada istrinya. "Semuanya karena dia..." ucap Bimo dengan suara bergetar.” Shawn bukan cuma merampok hartanya, Sella. Dia membunuh anaknya sendiri." Mayang yang ada di samping Bimo menangis sesenggukan, menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Kasihan Sella, Bimo... meskipun dia salah, tapi bayi itu tidak berdosa." Bimo merangkul bahu Mayang, mencoba menguatkan wanita itu, meski matanya sendiri menatap tajam ke arah koridor Rumah Sakit yang terlihat sepi. Di pikirannya, pesan ancaman Shawn tadi pagi kembali terngiang di kepalanya. “Aku akan pastikan kamu membayar setiap kerugianku dengan nyawa...” "Bajingan itu harus membayarnya, Ma," geram Bimo, giginya gemeretak menahan amarah yang meluap-luap di dalam dadanya. *** Keesokan harinya, Bimo mendatangi B
続きを読む