Agam memutar botol miras di tangannya, membiarkan cairan keruh di dalamnya berguncang pelan. Ditatapnya Mirah yang berdiri mematung dengan wajah hancur dan darah yang masih merembes dari balik selendang."Minum ini, Elang. Katanya Mirah bilang ini jamu sakti buat stamina lo, kan?" tanya Agam dingin.Elang mendongak, wajahnya lebam membiru, namun matanya tetap menatap tajam ke arah bos besar ruko itu. 'Gusti, itu botol yang udah gue kasih racun pembersih lantai sisa kemaren,' batin Mirah yang merasa jantungnya seolah berhenti berdetak. Keringat dingin membasahi punggungnya, bercampur perih luar biasa dari luka sobek di pipinya."A-anu, Mas Agam... jangan. Itu miras murahan, be-beneran gak layak buat Mas Agam," ucap Mirah terbata."Gue nggak nyuruh diri gue minum, Mir. Gue nyuruh anjing peliharaan lo ini yang minum.""Ta-ta-tapi Mas, Elang gak tahu apa-apa! Dia cuma nganterin saya!"Agam menyentakkan botol itu ke dagu Elang, memaksa mulut lela
Last Updated : 2026-05-12 Read more