KAMU YANG KUCINTAI- 59 Minyak Telon"Siapa yang nelepon?" tanya Arsel masih berdiri memandang istrinya."Dokter Rin, Bang."Arsel lega. Kemudian melangkah ke kamar untuk mandi. Sedangkan Kimmy mengangkat telepon itu di dekat jendela kaca. "Halo, assalamu'alaikum, Dok.""Wa'alaikumsalam. Dek, kamu di mana. Beberapa hari ini rumahmu sepi saat saya jalan-jalan.""Saya di Surabaya, Dok. Bang Arsel kan sakit, saya dan Mbak Asih ke apartemennya untuk menjenguk. Terus Bang Arsel nggak ngizinin saya balik ke Pujon. Sekarang saya disewakan apartment dekat unitnya. Rencananya akhir pekan ini saya ke Pujon untuk pamitan dan bertemu dengan dokter Rin.""O, gitu. Ya sudah. Saya pikir ada apa-apa. Syukurlah kalau kamu baik-baik saja. Memang seharusnya dekat dengan suami menjelang persalinan. Kasihan juga Arsel pontang-panting Surabaya-Pujon. Sering perjalanan malam, pulang pagi. Kan khawatir kalau terjadi sesuatu di jalan, Dek.""Iya, Dok. Saya juga kepikiran kalau terjadi apa-apa di jalan. Kalau
Read more