Setelah menunjukkan kamar untuk Jaka dan Beno tidur, Pak Surya langsung mengajak mereka makan malam bersama.Di meja makan, hanya ada Pak Surya dan istri, beserta Jaka dan juga Beno.“Ayo Mas Jaka, Mas Beno silahkan di makan,” kata Pak Surya ramah.“Maaf ya Mas, makanannya cuma ada ini,” sambung istrinya yang bernama Lasmi.“Iya, Bu, enggak apa-apa,” sahut Jaka sopan. “Udah diberi tumpangan nginap saja kami udah syukur banget.”Bu Lasmi tersenyum hangat, aura keibuannya tampak sangat kental.“Ya sudah, silahkan dimakan,” kata wanita itu lagi.Jaka dan Beno segera menyantap hidangan sederhana itu dengan lahap.“Eumh… ini enak banget, Bu,” ujar Jaka yang terlihat begitu lahap.Bu Lasmi hanya tersenyum melihat Jaka dan Beno begitu lahap menikmati masakannya. Pak Surya juga ikut tersenyum, melengkapi momen kehangatan makan malam ini.“Oh, ya Pak,” ujar Beno tiba-tiba. “Bapak sama Ibu cuma tinggal berdua?”Mendengar pertanyaan ini, seketika senyum hangat di wajah Bu Lasmi langsung pudar, P
Read more