"Dari mana semua makanan ini?""Yang jelas bukan untuk Romeo," seru Soren, menaik turunkan alis. Lalu menyunggingkan senyum lebar.Tesa mendesah frustrasi.Sesuai janjinya pada dokter Mathius, Tesa bekerja sesuai jadwal. Pagi-pagi ia pergi menemani Hans ke pasar umum Loma untuk membeli bahan ramuan.Namun begitu kembali, meja di ruang bawah menjadi penuh makanan.Ada bubur gandum panas, telur rebus setengah matang, roti dan daging asap. Kombinasi sarapan yang menggiurkan.Ia sudah akan menyantapnya lalu menyadari tatapan Romeo yang janggal. Tesa melirik Soren seraya berbisik. "Bukan itu yang aku tanyakan.""Yah kau pasti sudah tahu siapa yang mengirimnya. Selamat Simon, kau sudah menjadi kesukaan juru masak. Sekarang mereka akan sering memberimu makan sampai kau segendut gajah.""Sandra?"Soren hanya mengedipkan sebelah mata. Tesa memandang Romeo hati-hati. Namun karena perutnya juga lapar. Tesa mencoba
Last Updated : 2026-03-21 Read more