"Kalian ingin mempermainkan kami?" Dari belakang punggung lebar wanita itu, pria berbadan kekar melangkah maju. Tesa terperangah, bahkan Duke pun tampak menelan ludah. Pria itu berkepala plontos, memiliki janggut tebal dengan tatapan belati. "Berani-beraninya kalian menghina penginapan ini dengan cerita palsu!" "Tunggu dulu..." Duke masih memiliki keberanian mengarang bebas. "Kalian tidak bisa begitu saja mengusir kami. Apa kau tidak tahu siapa yang kau hadapi?" "Hah!" Lana membentak. "Memangnya siapa kau? Apa pentingnya jika kau ternyata tidak memiliki uang?" Gabriel melangkah maju, bahunya tegak dalam sikap terhormat. "Aku Duke," sahutnya lugas. "Duke of Veldam." "Kalau begitu aku Ratu Victoria," balas Lana mencemooh. "Aku yang memiliki kerajaan ini." Bahu Duke langsung merosot, wajahnya tampak meringis karena wanita itu tak percaya. "Nah, silakan pergi Duke. Ya
Last Updated : 2026-03-31 Read more