Dan benar saja, dengan kemampuan Bawana. Proses penyatuan jantung dapat selesai hanya dalam beberapa tarikan napas saja.Bahkan Bawana juga menjahit dada keduanya, membuat luka menganga di tubuh Arga dan Lintang kembali rapat seperti semula.“Mundurlah paman, biarkan serpihan batu mustika bekerja dengan sendirinya,” ucap Nayaka.Meski tidak mengerti, Bawana segera melompat mundur mengikuti apa kata Nayaka.“Berapa lama serpihan batu itu akan bereaksi adik?” tanya Anantari lembut.“Cukup lama kak, tapi kak Lintang dan kak Arga pasti sembuh,” jawab Nayaka.“Terima kasih ya, Yaka memang adik yang baik,” ucap Kelenting Sari.“Hihihi, tentu saja. Yaka kan sayang kak Lintang dan kak Arga,” Nayaka terkekeh.Selanjutnya gadis kecil itu melirik ke arah Raden Buana seperti sedang meminta persetujuan.“Tidak! Kakek tidak mengizinkan kamu bertempur,” sergah Raden Buana tegas.“Huft kakek jahat, Yaka benci kakek,” rajuk Nayaka kesal.Gadis kecil itu langsung berbalik sembari mengembungkan kedua pi
Read more