Bukan berarti dia nggak kenal jalan. Hanya saja, setelah Surya perintahkan berhenti, dia nggak berkata apa-apa lagi.Sopir melirik lewat kaca spion, dengan hati-hati amati Surya. Di kursi belakang, Surya bersandar lemah. Kerah kemejanya terbuka berantakan, nggak lagi tunjukkan aura dingin dan angkuh seperti biasanya.Alisnya berkerut dalam, siratkan rasa sakit yang samar namun nyata. Seolah sadar dengan tatapan itu, Surya langsung berkata dingin, “Kamu turun. Pulang saja.”Sopir itu ragu.“Tapi, Pak Surya .…”“Pulang saja. Aku ingin sendiri sebentar.”Nada suaranya tegas, nggak kasih ruang untuk dibantah.Sopir nggak berani berkata lagi. Dia turun dari mobil dan pergi dengan patuh.…Malam itu, setelah makan bersama Fiona, Joana sempat pergi ke toilet. Namun saat keluar, dia justru berpapasan dengan suaminya, Fajar, dan kakaknya, Diana. Diana tampak mabuk berat. Wajahnya memerah, tubuhnya oleng, hampir nggak mampu berdiri tegak.Fajar topang dia, tatapannya penuh rasa khawatir dan saya
Read more