Joana tentu tahu apa yang sedang dipikirkan Diana. Dia melirik kakak tirinya itu dengan tatapan datar.“Kalau soal sok mulia, Kakak juga jelas lebih hebat dari aku. Buktinya malah datang lebih dulu dibanding aku, kan?”“Kamu!”Wajah Diana berubah berkali-kali karena marah. Tatapannya penuh kebencian saat menatap Joana. Nyonya Besar Denina langsung tunjukkan rasa nggak senangnya.“Joana, gimana caramu bicara ke kakakmu?”Wayne juga ikut pasang wajah dingin.“Kamu benar-benar tambah nggak tahu aturan.”Namun yang paling buat hati Joana dingin adalah bahkan Julia, ibunya sendiri, nggak belain dia. Sebaliknya, wanita itu malah berkata ke Joana, “Cepat minta maaf ke kakakmu.”Joana hampir nggak percaya dengan apa yang baru didengarnya. Dia salah apa? Bukannya tadi Diana yang lebih dulu sindir dia, lalu dia hanya balas satu kalimat saja?Tapi ayahnya, ibu tirinya ibunya sendiri, semuanya berdiri di pihak Diana. Bersatu hadapi dirinya. Joana benar-benar merasa muak. Ternyata posisinya di hati
Read more