Malam di atas Bahtera Kerajaan semakin larut, namun di dek teratas yang beratapkan hamparan bintang, waktu seolah berhenti berputar.Udara tidak lagi dingin oleh angin laut; sebaliknya, atmosfer di sekeliling Lin Xiao dan kelima suaminya jenuh dengan panas tubuh yang membara dan feromon yang kental.Penyatuan fisik yang terjadi bukan lagi sekadar pelampiasan gairah fana, melainkan sebuah ritual sakral tingkat tinggi.Lin Xiao, yang berbaring di tengah tumpukan bulu putih yang lembut, telah sepenuhnya membuka dirinya, menjadi konduktor murni bagi kelima aliran energi elemental yang merangsek masuk ke dalam meridiannya.[STATUS SISTEM: SINKRONISASI PENTAGRA-ELEMEN DIMULAI.][ALIRAN ENERGI: API, BUMI, AIR, ANGIN, ES. TARGET: BENIH SUCI.]Lu En, sang rubah intelek, mengambil posisi di sisi kepala Lin Xiao. Jemarinya yang lentur namun kuat membelai pelipis Lin Xiao yang basah oleh keringat, memberikan pijatan ritmis yang menjaga kesadaran wanita
آخر تحديث : 2026-04-15 اقرأ المزيد