“Kau terlalu cantik untuk klan lemah ini, Betina.”Suara itu berat, serak, dan membawa otoritas yang membuat udara di sekitar mereka terasa seperti terhimpit. Bai Ze, pemimpin klan Harimau Putih, mencengkeram dagu Lin Xiao dengan jemari yang kasar dan kuat.Lin Xiao terpaksa mendongak saat sedang merapikan tempat istirahatnya, matanya bertemu dengan sepasang mata biru elektrik yang berkilat dingin sekaligus liar.Di sekeliling mereka, pemukiman klan Serigala sudah luluh lantak. Hanya dalam hitungan menit, pasukan harimau yang berjumlah belasan orang telah melumpuhkan pertahanan desa.Di tanah yang becek oleh darah dan air hujan, Cang Yan terkapar. Bahunya sobek terkena cakaran besar, dan ia terengah-engah mencoba bangkit, namun seorang prajurit harimau menginjak punggungnya dengan telak.“Lepaskan dia, Bai Ze!” raung Cang Yan, suaranya parau karena menahan sakit. “Dia bukan milik klan harimau!”Bai Ze tidak menoleh. Ia justru mendekatkan wajahnya ke wajah Lin Xiao, menghirup aroma yan
آخر تحديث : 2026-03-04 اقرأ المزيد