Setelah suapan terakhir tandas, keheningan yang nyaman sempat menyelimuti ruang makan. Sofia tersenyum puas melihat mangkuk yang kini menyisakan kuah kekuningan. Ia segera berdiri, mengumpulkan piring-piring kotor di atas meja.“Biar aku bantu,” ujar Riga, ikut bangkit dan meraih mangkuk besar bekas pindang tadi.Mereka beranjak ke wastafel dapur. Riga mengambil posisi di sebelah Sofia, menggulung kemeja putihnya hingga ke siku. Sementara Sofia mulai menyalakan keran, membasahi spons dengan sabun cuci piring.Di sela-sela gemericik air, wajah Sofia tampak cerah, sisa-sisa binar kebahagiaan dari pujian Riga masih membekas di matanya.“Kamu tahu, Ga?” Sofia memulai percakapan sambil menggosok sebuah piring. “Tadi siang aku sudah menyimpan video tutorial beberapa masakan lain yang ingin aku coba minggu ini.”Riga, yang bertugas membilas, menoleh sekilas lalu tersenyum jenaka. “Oh ya? Menu apa saja?”“Ada asem-asem daging, garang asem ayam kampung yang pakai belimbing wuluh, terus aku jug
Read more