Suasana ruang rapat utama Nexus Corporation berlangsung sangat formal, intens, dan serius.Namun, fokus Riga sempat terganggu setiap kali matanya tidak sengaja menatap kursi kosong di sebelah kanannya, kursi yang biasanya ditempati oleh Sofia sebagai mitranya dalam berpikir.Ada rasa rindu yang menyelinap, bercampur dengan rasa bersalah yang mendalam atas sikap dinginnya tadi pagi, serta rasa waswas yang terus mengusik benaknya.Meski begitu, sebagai seorang pemimpin tertinggi, Riga tetap menuntut dirinya untuk bersikap profesional penuh. Ia menegakkan punggungnya, menatap tajam jajaran direksi dan analis keuangan di depannya.“Bagaimana progres pemetaan ulang portofolio untuk sektor modal ventura kita?” tanya Riga, suaranya terdengar berat dan tegas.“Dalam kondisi krisis global seperti sekarang, kita tidak bisa lagi menggunakan strategi bakar uang yang agresif,” sambung Riga dengan tatap mata tajam menyapu ruangan.Direktur Investasi segera menyahut, “Betul, Pak Riga. Akibat inflasi
Mehr lesen