Langkah kaki prajurit bergemuruh di lorong Paviliun Timur. Roselina dikawal ketat, bukan oleh penjaga biasa, melainkan oleh Ksatria Elit Raja. Celia yang kebetulan sedang menunggu di ruang depan langsung membelalakkan matanya, kaget melihat majikannya dikepung dengan pedang terhunus. "N-Nyonya? Ada apa ini?" seru Celia panik. Roselina tidak bisa berkata-kata. Wajahnya sepucat kertas, tenaganya terkuras habis. Ksatria Valerius, sang Kepala Ksatria Elit, melangkah maju. Mata dinginnya menatap Roselina dari atas ke bawah. "Saya mendapatkan perintah langsung dari Yang Mulia untuk menjaga Anda," ucap Valerius kaku. "Kami akan menempatkan satu pengawal di dalam ruangan Anda, dan sisanya mengepung paviliun ini. Jangan coba-coba kabur atau pergi ke mana pun, Nyonya De Solis." Valerius mendekatkan wajahnya sedikit, membisikkan ejekan yang menusuk. "Raja benar-benar murka malam ini. Memerintahkan Ksatria Utama untuk mengurung seorang manusia... menurut Anda, apakah ini sebuah keho
Read more