Langkah sepatu hak tinggi Roselina bergemuruh halus menyusuri lorong putih The Sanctuary, pusat medis utama Istana Ocean. “Nyonya apa tidak apa-apa anda secara terang terangan menemui Kepala tabib?”tanya Ksatria Ishaq. “Kita harus terlihat senormal mungkin Ishaq. Aku tidak akan bertanya sebelum di jawab, kau paham maksud ku bukan,”ungkap Roselina kepada Ksatria Isahq. Ia tidak memakai jubah penyamaran malam ini. Memakai jubah gelap justru akan mengundang kecurigaan patroli. Sebagai Penasihat Logistik, ia bisa berjalan di mana saja dengan kepala tegak. Dari kejauhan, Roselina melihat sosok berjubah putih. Tabib Caspian, pria tua jenius yang menjadi kepala medis istana, baru saja akan memutar gagang pintu laboratoriumnya. "Salam, Tabib Caspian," sapa Roselina dengan suara jernih dan anggun. Tabib tua itu menoleh. Senyum ramah namun penuh selidik langsung menghiasi wajah keriputnya. "Ah, Nyonya Penasihat," balas Tabib Caspian. Sebelum Roselina sempat menyusun kalimat pancin
اقرأ المزيد