Matanya terus menatap ke arah ruangan yang tak kunjung terbuka itu. Sudah beberapa dokter yang masuk ke sana, menandakan bahwa kondisi Nayla memang cukup kritis.Di saat Naufal hampir putus asa, pintu ruangan itu pun akhirnya terbuka. Dokter Reza melangkah keluar, wajahnya terlihat sangat serius.Melihat itu, Naufal pun langsung berdiri. Ia melangkah cepat menghampiri Dokter Reza dengan wajah harap-harap cemas.“Reza, gimana kondisi Nayla?” Ia langsung bertanya dengan gelisah.“Naufal,” lirih Dokter Reza pelan."Ada apa? Katakan yang sebenarnya!" Naufal mulai tak tenang. Ia mencengkram kerah jas Dokter Reza, dan menatapnya sangat tajam.“Naufal, tenang dulu!" “Reza, katakan atau kau akan menyesal!" “Nayla, dia ….” Dokter Reza terdiam selama beberapa detik.“Apa?" Naufal membelalak, jantungnya terasa seperti berhenti berdetak.“Kondisinya drop, sangat drastis. Kami sudah lakukan penanganan, tapi ….” lanjut Reza.“Tapi apa, hah?" sentak Naufal yang sudah tak bisa tenang sama sekali.R
Última atualização : 2026-05-05 Ler mais