Langit masih kelabu, seperti tak pernah mengenal matahari.Zhang Lei memandangi desa yang tertutup kabut dan bau lembap. Jalan-jalan becek, genteng rumah penuh lumut, dan air menggenang di kolong bangunan tua. Suara batuk terdengar dari beberapa rumah. Bau jamur dan anyir tanah basah menguar samar di udara.Meihua berdiri di sampingnya, Ia memandangi para penduduk desa—mereka mulai keluar perlahan, sebagian menunduk malu, sebagian lagi mengintip dari balik tirai jerami yang basah.Zhang Lei menoleh ke A-Niu, gadis kecil yang masih berdiri di dekat mereka. “A-Niu… sejak kapan desa ini selalu hujan?”Gadis itu menunduk, lalu berkata pelan, “Sudah lebih dari tujuh tahun… semenjak roh air datang.”“Roh air?” Meihua mengernyit.“Orang-orang bilang… itu kutukan,” lanjut A-Niu. “Tapi nenekku berkata, dulu di gunung sebelah desa, ada kuil kuno tempat roh penjaga sungai disembah. Tapi setelah orang-orang kota datang dan menambang batu dar
최신 업데이트 : 2026-04-13 더 보기