Selamat membaca.Pagi di Lunaris terasa berbeda. Bukan karena langit, bukan juga karena udara. Tapi karena jarak.Elara merasakannya sejak membuka mata, sesuatu telah berubah. Dan Elara tahu persis apa itu.Aelmon.Elara keluar dari kamarnya lebih awal dari biasanya. Lorong sudah mulai ramai, anggota pack bergerak dengan rutinitas mereka, namun suasananya tidak seramai dulu.Ada bisikan, tatapan. Dan ketika mereka melihatnya, mereka berhenti sejenak, lalu menunduk. Menghormati, atau, menghindari? Elara tidak yakin.“Dia sudah bangun.” Suara Lyria terdengar dari samping. Ia berjalan mendekat, senyumnya lembut tapi matanya menyimpan kekhawatiran.“Aku tidak bisa tidur lama,” jawab Elara pelan.Ia mengangguk, lalu menatapnya lebih dalam. “Tubuhmu sudah lebih stabil. Tapi, ada sesuatu yang berbeda.”Elara tersenyum tipis. “Semua orang terus mengatakan itu.”“Karena itu benar.”Hening sejenak. Lalu Elara bertanya, “Di mana Aelmon?”Lyria tidak menjawab, dan itu sudah cukup menjadi jawaba
Last Updated : 2026-04-15 Read more