Pagi itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Namun sebuah cerita masa lalu membuat ikatan mereka semakin kuat.Bukan karena tidak ada suara, justru sebaliknya. Aktivitas pack tetap berjalan, langkah kaki, percakapan pelan, denting peralatan. Namun ada sesuatu yang berbeda… seperti semua orang sedang menahan napas, menunggu sesuatu yang belum terjadi.Elara berdiri di dekat aliran air kecil di sisi lembah.Airnya jernih, mengalir pelan di atas batu-batu halus. Ia menunduk, membasuh wajahnya, membiarkan dingin air menyentuh kulitnya.Segar. Ia mengangkat kepala perlahan, dan untuk sesaat, Ia melihat pantulannya.Bukan sesuatu yang asing. Namun tidak sepenuhnya sama, tatapannya lebih dalam.Namun yang membuatnya terdiam, adalah lehernya.Tanda itu… Masih ada. Namun tidak sepekat sebelumnya.Garis halus yang dulu jelas, kini memudar di beberapa bagian. Seperti tinta yang mulai kehilangan warnanya, perlahan ditelan oleh sesuatu yang lebih besar.Elara menyentuhnya, ujung jarinya berhenti tep
Dernière mise à jour : 2026-05-04 Read More