Bulu-bulu serigala salju yang tebal menjadi saksi ketika Bjorn merebahkan tubuh pualam Elara dengan kelembutan yang menyembunyikan kebuasan seekor predator puncak.Gaun sutra merah milik sang Ratu telah tersingkap, menampakkan keindahan raga polos yang berkilau di bawah temaram cahaya bintang kosmik dari balik atap kristal. Pendaran mawar emas di dada Elara berdenyut semakin cepat seiring dengan deru napas Bjorn yang kian memburu di atas wajahnya."Kau adalah keajaiban terdalam yang pernah menginjakkan kaki di atas lantai esku, Elara," geram Bjorn rendah, suaranya parau oleh berahi yang menuntut pelepasan."Maka ambil aku, Bjorn. Jadikan rahimku tempat berteduh bagi masa depan klanmu," balas Elara, jemarinya mencengkeram bahu kekar sang raja yang dipenuhi otot keras.Tanpa membuang waktu lagi, Sang Raja Beruang mengunci kedua tangan Elara di atas kepala dengan satu telapak tangannya yang besar. Gerakan dominannya begitu terasa saat ia menindih tubuh Elara, membiarkan bobot tubuh raksa
Read more